Wednesday, November 26, 2014

Tentang jalan hidup


Dulu saya punya keinginan untuk menikah sesudah lulus jadi dokter. Atau sekitar usia 25 (usia dimana ibu saya menikah, dan menurut saya saat itu adalah usia paling ideal). Dan sebelum masuk spesialis. Malah pernah waktu koas (sekitar umur 22-23), ketika share hal ini ke teman, dia jadi nanya: "Jadi lo ga bakal lanjut spesialis kalau belum nikah?", terus saya dengan yakin nya jawab "Iya!" :)) Alasan saya waktu itu: "Nanti kalau gw sekolah dulu, yang ada gw sibuk aja sama ppds, terus lupa nikah deh." Ya kali bisa lupa

Singkat cerita, ada beberapa orang, yang menginjakkan kaki di hati dan kemudian pergi. I fell in love with the wrong persons. Saat itu saya sudah lulus dokter dan sudah mulai dekat dengan usia target, dan terjadi masa-masa nya menggalau, ketika banyak teman yang menikah dan kemudian bertanya-tanya: "kapan ya saya?". Mikir kenapa orang lain bisa begini dan kenapa orang lain bisa begitu. Haha.

Dan sekarang mendekati usia 27, rencananya akan diperistri orang beberapa bulan lagi. Lewat target? Iya. Happy? Iya. Happy karena kalau melihat ke belakang, sepertinya ini memang waktu yang paling tepat. 1.5 tahun lalu saya keterima spesialis, dan saat semester 2 (atau mulai Januari tahun ini) sekitar selama 6 bulan, adalah masa-masa paling berat. Boro-boro rasanya mikirin dan ngurus orang lain, mikirin diri sendiri aja ga sempet. Mungkin ada orang yang bisa, makanya mereka uda dikasih keluarga atau pasangan hidup sebelum sekolah, tapi yang jelas saya bukan.

Dan saat saya sedang semester 2 itu dimana rasanya mau mati, kadang suka baca status temen yang sudah menikah dan punya anak, mereka nulis: "kapan bisa sekolah lagi?". Lucu juga ya, di saat saya pernah terpikir lihat teman-teman yang sudah berkeluarga kapan giliran saya, ternyata di satu sisi mereka terpikir kapan sekolah lagi.

Apapun itu, seharusnya selalu inget bahwa rezeki akan dikasih di waktu yang sudah paling pas menurut Allah. Ada yang menikah dulu, punya anak dulu, kemudian sekolah. Ada yang sekolah dulu, nanti di akhir baru menikah. Ada yang menikah dulu, sekolah, kemudian baru punya anak. Atau ada yang menikah, punya anak, lalu ga jadi lanjut spesialis. Dst. Ga ada gunanya ngebandingin sama orang lain, toh "sepatu" nya beda. Dan semua hal memang ga akan datang dan jadi dalam waktu bersamaan. Karir, pendidikan, pasangan hidup, keluarga. Setiap orang uda dibikinin jalan dan ceritanya sama yang di atas ;)

Life is a not a race, why do you have to compare it with everybody else?

Happy to back in blogging!

Hello!

Setelah tak sengaja jadi sering blogwalking (sebenarnya karena cari referensi vendor, hihi), jadi ada keinginan untuk blogging lagi. Ga pernah lupa kalo punya blog yang ini dan pas buka, ternyata terakhir mempublish blog itu 3 tahun lalu :) Sudah niat untuk melanjutkan blog di situ saja, tapi oh tapi, ternyata buatnya pakai account email yang sudah lama diikhlaskan ga dipakai karena pernah dihack :(

Yah sudah lah. Buat blog baru juga hanya semudah membalik telapak tangan kan? menulis dan mengisinya itu yang susah

Semoga keinginan yang lagi 'anget-anget' ini bisa jalan teruus :)